ERCHI NEWSKRIMINAL

Dan Lagi, 4 Warga Sulawesi Tengah Diringkus Sat Narkoba Polres Pohuwato

POHUWATO (ENEWS) – Kembali polres pohuwato melakukan penahanan terhadap keempat orang warga Sulawesi Tengah (Sulteng), dikarenakan terlibat kasus narkoba.

Informasi yang berhasil dirangkum Enews, awal penangkapan terjadi pada Sabtu (27/7) sekitar pukul 01.07 Wita. Dimana, Satuan Narkoba Polres Pohuwato mendapatkan informasi akan ada kendaraan Suzuki Carry jenis pick up berwarna hitam yang akan melintas membawa narkotika jenis Sabu dari wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tim Opsnal Di bawah Kepemimpinan Kasat Narkoba AKP Leonardo Widharta S.I.K ketika mendapat informasi langsung Berangkat menuju perbatasan popayato barat.

Dalam perjalanan, tepatnya di pasar sabtu Desa Motilango, Kecamatan Duhiadaa, kendaraan pick up yang dicurigai membawa narkoba melintas.

Kasat Narkoba beserta Tim Opsnal langsung memutar balik mobil dan menghetikan mobil tersebut. Setelah berhenti, Tim Opsnal langsung melakukan penggeledahan di dalam mobil, namun tidak ditemukan barang yang diduga Narkoba dari dalam mobil.

Tiba-tiba saja salah seorang anggota melihat ada sesuatu di atas jalan yang tidak jauh dari tempat mobil diberhentikan dan ketika diambil, ternyata itu adalah narkoba jenis sabu yang diduga telah dibuang oleh pelaku.

Dari hasil temuan, tiga orang yang berada di dalam mobil pick up yakni ZL (24), IN (20) dan HS (15) yang merupakan warga Kecamatan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) langsung digiring ke Polres Pohuwato untuk diproses lebih lanjut.

Mereka dibawa beserta barang bukti. Yakni satu buah bong, Satu paket Narkotika jenis Sabu, satu buah sedotan, Satu buah kaca Phyrex dan Enam buah korek api gas.

Hasil dari introgasi ketiga tersangka.
Kasat Narkoba bersama anggota kembali melakukan pengembangan hingga ke wilayah Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat (2/8) sekitar pukul 17.30 Wita. Berbekal informasi dari tiga orang tersangka sebelumnya, AKP Leonardo Widharta dan anggota berhasil mengetahui keberadaan RL (22). Selanjutnya, Sabtu (3/8) sekitar pukul 11.30 Wita, RL keluar dari rumah dan hendak berangkat kerja. Melihat RL, Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya. RL pun dibawa ke wilayah Pohuwato, setelah itu dilakukan penggeledahan dan didapatkan satu paket narkotika jenis Sabu yang disimpan dibawah jok pengemudi. RL pun akhirnya digiring ke Polres Pohuwato untuk diproses lebih lanjut beserta barang bukti yang terdiri dari, satu paket narkotika jenis Sabu, satu buah korek api, satu buah sedotan dan satu unit mobil Daihatsu Grand Max.

Disamping itu Kapolres Pohuwato, AKBP Agus Widodo,SIK,MH yang didampingi Kasat Narkoba AKP Leonardo Widharta S.I.K menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, keempatnya positif menggunakan narkoba. Dari keempatnya, hanya tiga yang dilakukan penahanan, karena yang satunya lagi masih berstatus pelajar.

“Untuk tiga orang tersangka, kami kenakkan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 huruf A, Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sedangkan untuk tersangka RL dikenakkan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun hingga hukuman seumur hidup, karena yang bersangkutan merupakan Bandar narkoba,” Terang Alumnus Akpol 1998 ini.

Selanjutnya, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait dengan kasus tersebut.

“Ini masih akan kami kembangkan lagi. Kami pun berterima kasih kepada masyarakat yang senantiasa membantu kami dalam melakukan pemberantasan terhadap narkoba,” pungkasnya. (Hitler)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close