ERCHI NEWSPOHUWATO EKSEKUTIF

Penegakan Perda Dinilai ‘Panas-panas Tai Ayam’, Mengapa?

POHUWATO [ENEWS] – Banyaknya keluhan masyarakat terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda) hewan lepas, miras dan tempat hiburan malam di Kabupaten Pohuwato, membuat sejumlah Tokoh termasuk petinggi di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pohuwato bereaksi.

Pasalnya, Satpol PP yang harusnya menjadi garda terdepan dalam penegakkan Perda di Pohuwato, sejauh ini dinilai masyarakat hanya “panas-panas tai ayam”.

Wisnu T. Abdullah selaku Kasie Penegakan Perda Satpol PP Pohuwato mengungkapkan bahwa, sejak dua bulan terakhir pihaknya sudah tidak lagi mendapatkan perintah untuk melakukan operasi penegakan perda. “Jujur saja saya sampaikan bahwa sejak april kemarin saya tidak lagi mendapatkan perintah dari atasan untuk turun lapangan. Berdasarkan aturan, ya saya harus mengikuti mekanisme yang ada. Masa ia tidak ditugaskan saya memutuskan sendiri. Nanti menyalahi aturan lagi,” ungkap Wisnu.

Ditempat berbeda, Kepala Satpol PP Pohuwato Sumitro Monoarfa menjelaskan, bahwa terhentinya pelaksanaan operasional dikarenakan faktor anggaran. “Anggaran untuk itu sudah habis. Dari anggaran yang tersedia hanya 80 juta, saat ini sudah tidak ada lagi karena telah digunakan. Sesungguhnya itu tidaklah cukup. Maka dari itu saat ini kami tengah mensiasati hal ini. Insha Allah minggu ini kami akan kembali melakukan operasi,” jelas Sumitro.

Terlepas dari persoalan yang ada di Dinas Satpol PP, salah satu Tokoh Pemuda Pohuwato yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa, apapun kondisinya seharusnya Dinas Satpol PP tetap bergerak. “Kalo alasannya soal anggaran, kami pikir tidaklah rasional. Anggaran yang dikucurkan tentu sudah diperhitungkan sebelumnya oleh Pemerintah dan DPR, ya harusnya di cukup-cukupi donk,” tutupnya. (Alan ENEWS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close