ERCHI NEWSTak Berkategori

Gegara Sabu, IRT Asal Kaltim di Amankan Sat Narkoba Polres Pohuwato

POHUWATO (ENEWS) – Peredaran narkoba di Kabupaten Pohuwato ternyata tidak hanya berasal dari Sulawesi Tengah saja. Di daerah sebrang tepatnya dari Pulau Kalimantan pun terdapat sindikat narkoba yang jaringannya mampu menjangkau wilayah Pohuwato.

Seorang ibu rumah tangga berinisial RM (51) diciduk oleh Sat Narkoba Polres Pohuwato pada Ahad (20/10). Dirinya kedapatan membawa narkoba jenis sabu dari Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Informasi yang dihimpun Erchinews.com RM merupakan warga asli Pohuwato tepatnya di Desa Buntulia Selatan, Kecamatan Duhiadaa. Namun diriinya sudah menikah dengan pria asal Kota Samarinda, Kaltim, dan telah berdomisili di sana.

Saat akhir pekan kemarin RM pulang ke kampung halamannya di Pohuwato. Dan terinformasi dalam kepulangannya tersebut membawa serta narkoba jenis sabu. Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian dari Sat Narkoba Polres Pohuwato yang dipimpin langsung oleh Kasat AKP Leonardo Widharta pun menuju rumah RM yang berada di Desa Buntulia Selatan pukul 11.00 wita.

Pada saat tiba di depan rumah, Polisi mendapati RM sedang mau pergi keluar rumah. Para aparat kepolisian pun langsung menarik RM agar kembali masuk kedalam rumah untuk digeledah.

Di dalam rumah berhasil ditemukan alat hisap (bong), beberapa sachet plastik klip kosong, dan dua sachet plastik yang berisikan Narkotika jenis Shabu. RM beserta barang bukti pun segera dibawa ke Polres Pohuwato guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Pohuwato, AKP Leonardo Widharta, saat dikonfirmasi Gorontalo Post mengatakan bahwa RM telah lama diketahui sering kali membawa Sabu saat hendak pulang dari Samarinda.

“Ibu ini memang sudah lama kita incar, yang mana ibu ini berasal dari Samarinda. Setiap kali datang dari Samarinda menuju Gorontalo dia selalu bawa banyak narkotika jenis Sabu. Hanya kemarin mungkin keterbatasan kita jadi kita telah mendapat informasi dan setelah kita tiba jam 11 itu ibu tersebut sudah melepas sebagian barang. Jadi yang tersisa tinggal 2 paket yang diduga sabu,” ujarnya.

Hingga pada hari Jum’at (25/10) kemarin, RM ditetapkan sebagai tersangka. Dirinya dijerat pasal 112 dan 127 tentang narkotika. Kasus ini pun saat ini masih terus dikembangkan oleh kepolisian. Polisi menduga adanya indikasi pengedaran narkoba ke Gorontalo tepatnya di Pohuwato yang berasal dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

“Indikasinya pasti ada. Kita masih akan terus melakukan pengembangan melalui ibu tersebut. Kita akan BAP untuk mengetahui orang tempat dia membeli barang tersebut. Nanti akan kita kejar,” pungkas pria yang akrab disapa Leo ini. (Enews//01)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close