ERCHI NEWSPOHUWATO EKSEKUTIF

Gelar Sosialisasi Anak Terlantar, Apa yang Akan Dilakukan Dinsos Pohuwato Selanjutnya?

POHUWATO (ENEWS) – Dalam rangka menyikapi fenomena anak terlantar akibat minimnya kepedulian orang tua, Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Rehabilitasi Sosial Dasar Anak Terlantar, Selasa (25/6).

Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Golden Sri Marisa ini dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Pohuwato Achmad Djuuna serta diikuti oleh sebanyak 36 peserta. Mereka terdiri dari anak terlantar di bawah umur yang telah dipekerjakan secara paksa, orang tua dan sejumlah aparat desa yang berasal dari Kecamatan Marisa, Buntulia, dan Duhiadaa.

Dihadapan peserta yang hadir, Achmad Djuuna menjelaskan bahwa, meskipun tidak terlantar secara fisik, realita anak sekarang banyak yang telah jauh dari pengawasan orang tua.

“Kepedulian kita sebagai orang tualah yang menyebabkan anak-anak kita menjadi terlantar. Sedangkan di satu sisi, anak adalah penentu masa depan. Ketika mereka dibiarkan tanpa bimbingan dan pengawasan, maka secara tidak langsung keberlangsungan perkembangan daerah dimasa yang akan datang patut dipertanyakan,” Terang Achmad Djuuna.

Masih menurut mantan Kepala BKD ini, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan operasi terhadap masyarakat yang memiliki masalah kesejahteraan sosial.

“Kita akan menggandeng instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Ketenagakerjaan serta Dinas Pendidikan untuk menggelar operasi terhadap keberadaan anak terlantar, lansia, dan gepeng yang ada di Kabupaten Pohuwato,” Ungkapnya.

Hadir sebagai Pemateri pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP Pohuwato, Wisnu T. Abdullah menyampaikan aspirasinya terhadap kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Sosial Pohuwato.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Dinas Sosial. Mengingat hal yang menyangkut dengan peraturan daerah nomor 4 Tahun 2017 tentang penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial ini, baru pertama kali digelar. Kami berharap kedepan, masalah sosial yang berkaitan dengan eksploitasi anak di bawah umur dan orang tua lanjut usia yang dipekerjakan secara paksa, dapat diminimalisir bahkan dihilangkan di Pohuwato,” Pungkas Wisnu. (Alan ENEWS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6
Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close