ERCHI NEWSOPINI

Seruan Sampah Rakyat Jelata : Jangan Mengibaratkan Diri Perantau Di Daerahmu Sendiri

Seruan sampah dari rakyat jelata…

Haiii.. Kamu yang di DPR apa kabar?? Dan yang sekarang duduk memegang kendali arus politik apa kabar?? Adakah inginmu sesekali menengok rakyat jelata yang kini butuh hangatnya kepedulianmu? ataukah rasa itu hilang dikarenakan kerakusanmu?? Sungguh engkaulah orang- orang yang merugi.

Seruan sampah dari rakyat jelata…

Jangan terlihat seperti seorang perantau. Datang mengais rejeki di daerah sendiri tapi membesarkan istana di daerah lain. terlalu busuk dan tamak tujuanmu sehingga mengorbankan kepentingan rakyatmu sendiri. Adakah gubuk yang sudah kau bangun di daerah ini?? tidak!! Padahal rupiahnya tidak seberapa.

Seruan sampah dari rakyat jelata…

Terlihat elokmu bagus, dan pencitraanmu sukses. Apalah daya kami tidak mengerti akan hal itu, yang hanya bisa duduk diam menunggu keegoisanmu. Memperkaya keluargamu serta membangun tahta yang baru buat pasangan hidupmu.

Seruan sampah dari rakyat jelata…

Kau layakanya di sebut sebagai pemimpin nepotisme. Apa itu nepotisme? Apakah engkau paham wahai para penjilatku? Tidakkkk..!!! Kau tak paham sedikitpun, bahkan seolah-olah tidak mengerti demi melancarkan aksimu.

Sekiranya rakyat jelatalah yang akan nanti mengingatkanmu, mungkin mereka sudah jenuh dengan keadaan yang kau perbuat. Ayo!!, sini duduklah bersama kami agar kau paham apa itu nepotisme.

Nepotisme adalah perilaku yang memperlihatkan kesu­kaan yang berlebihan kepada kerabat dekat; atau kecen­de­rungan untuk mengutamakan (menguntungkan) sanak sau­dara sendiri, terutama dalam jabatan, pangkat di ling­ku­ngan pemerintah; atau tinda­kan memilih kerabat atau sa­nak saudara sendiri untuk memegang pemerintahan wa­laupun objek yang di­untung­kan tidak kompeten.

Mungkin saja seruan rakyat jelata ini tak pantas untuk di gubris, tapi setidaknya bisa mengingatkanmu dihari tua nanti. “Amanah yang kau pikul sumpah dan janji yang dulunya kau suarakan di hadapan rakyat jelata, nantinya juga akan di minta pertanggungjawaban di akhirat nanti”. AmiinNNN

Salam Satu JELATA…..

Oleh : Hitler Simanungkalit

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close